Malang, 27 Januari 2020
Ekstrak rempah jamu gendong (jamu
tradisional) menjadi camilan sehat keluarga Indonesia di era modern.
Indonesia adalah negara yang terkenal akan
kekayaan alam yang sangat luarbiasa. Seperti rempah-rempah dan tanaman herbal
serta produk hayati lainnya.Warga Indonesia pasti tidak asing lagi dengan
istilah jamu tradisional. Kata “Jamu” yang berasal dari bahasa jawa
memiliki arti sebagai “obat” yang mana fungsinya bisa memulihkan
penyakit kesehatan manusia.
Di jaman yang serba modern ini, tentulah
para produsen jamu harus berfikir keras akan keunggulan produk serta
kreatifitas pemasarannya. Tentunya tanpa menghilangkan kemurnian kandungan
rempah tradisional yang digunakan. Tuntutan keadaan ini membuat para produsen
jamu memunculkan banyak sekali inovasi baru dalam bisnisnya. Termasuk bagaimana
cara pengemasan, pengembangan varian rasa, serta model pemasaran.
Desa Karangrejo merupakan salah satu desa
di daerah Kab. Malang yang terkenal sebagai icon “Desa Wisata Edukasi
Jamu Gendong”. Mayoritas penduduknya (85 %) berprofesi sebagai produsen
jamu. Ibu Shofi misalnya, beliau adalah salah satu anggota paguyuban jamu desa
yang memiliki inovasi yang berbeda dari penjual lainnya. Dalam proses
produksinya ibu Shofi menciptakan ekstrak jamu tradisional menjadi jamu instan
yang sangat mudah dikonsumsi tanpa mengurangi cita rasa dan khasiatnya. Contoh modernitas
produk ekstrak jamu ialah permen dan serbuk jamu instan dengan varian rasa yang
beragam.
*Produk
ekstrak jamu varian rasa “Jahe”
Permen jamu yang dihasilkan memiliki
beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan jamu gendong cair biasanya. Produk
olahan ekstrak jamu ini bisa bertahan lama dan memiliki daya tarik tersendiri
dalam pengemasannya. Dari dahulu kita selalu berfikir bahwa jamu tradisional
adalah cairan fresh sekali minum yang mudah basi jika dibiarkan beberapa lama
serta hanya bisa didapati di desa. Kini hal tersebut bisa diatasi dengan inovasi
baru yang ditawarkan.
Omset penjualan ekstrak jamu ini pun
semakin meningkat karena produk memiliki jangkauan pengiriman ke beberapa
daerah yang sangat jauh dan relatif luas. Disamping itu produsen juga telah
memasok produk tersebut ke beberapa minimarket, mall dan koperasi masyarakat.
Hal ini sangat memberikan dampak positif bagi masyarakat karena dengan cara
inilah keluarga indonesia bisa mengkonsumsi camilan sehat tersebut tanpa harus
bersusah payah mencari penjual jamu gendong di desa-desa. Tujuan utamanya
adalah untuk menjadikan keluarga indonesia sehat serta mengaplikasikan nilai
cinta produk dalam negeri.
Sourse : Ds. Karangrejo, Kec. Kromengan, Kab. Malang
"KKM Uin Maliki Mengabdi 2020 kelompok 165"
