Entri yang Diunggulkan

Belayar Tanpa Peta

  Berlayar Tanpa Peta By dillarach   Mungkin bagi sebagian orang samudra itu menyeramkan Berombak ganas dan garang tanpa ampunan M...

Minggu, 26 Januari 2020

Potential Source


Malang, 27 Januari 2020
JAMU TRADISIONAL MENJADI CAMILAN SEHAT KELUARGA

Ekstrak rempah jamu gendong (jamu tradisional) menjadi camilan sehat keluarga Indonesia di era modern.


Indonesia adalah negara yang terkenal akan kekayaan alam yang sangat luarbiasa. Seperti rempah-rempah dan tanaman herbal serta produk hayati lainnya.Warga Indonesia pasti tidak asing lagi dengan istilah jamu tradisional. Kata “Jamu” yang berasal dari bahasa jawa memiliki arti sebagai “obat” yang mana fungsinya bisa memulihkan penyakit kesehatan manusia.
Di jaman yang serba modern ini, tentulah para produsen jamu harus berfikir keras akan keunggulan produk serta kreatifitas pemasarannya. Tentunya tanpa menghilangkan kemurnian kandungan rempah tradisional yang digunakan. Tuntutan keadaan ini membuat para produsen jamu memunculkan banyak sekali inovasi baru dalam bisnisnya. Termasuk bagaimana cara pengemasan, pengembangan varian rasa, serta model pemasaran.
Desa Karangrejo merupakan salah satu desa di daerah Kab. Malang yang terkenal sebagai icon “Desa Wisata Edukasi Jamu Gendong”. Mayoritas penduduknya (85 %) berprofesi sebagai produsen jamu. Ibu Shofi misalnya, beliau adalah salah satu anggota paguyuban jamu desa yang memiliki inovasi yang berbeda dari penjual lainnya. Dalam proses produksinya ibu Shofi menciptakan ekstrak jamu tradisional menjadi jamu instan yang sangat mudah dikonsumsi tanpa mengurangi cita rasa dan khasiatnya. Contoh modernitas produk ekstrak jamu ialah permen dan serbuk jamu instan dengan varian rasa yang beragam.

   *Produk ekstrak jamu varian rasa “Jahe”
Permen jamu yang dihasilkan memiliki beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan jamu gendong cair biasanya. Produk olahan ekstrak jamu ini bisa bertahan lama dan memiliki daya tarik tersendiri dalam pengemasannya. Dari dahulu kita selalu berfikir bahwa jamu tradisional adalah cairan fresh sekali minum yang mudah basi jika dibiarkan beberapa lama serta hanya bisa didapati di desa. Kini hal tersebut bisa diatasi dengan inovasi baru yang ditawarkan.
Omset penjualan ekstrak jamu ini pun semakin meningkat karena produk memiliki jangkauan pengiriman ke beberapa daerah yang sangat jauh dan relatif luas. Disamping itu produsen juga telah memasok produk tersebut ke beberapa minimarket, mall dan koperasi masyarakat. Hal ini sangat memberikan dampak positif bagi masyarakat karena dengan cara inilah keluarga indonesia bisa mengkonsumsi camilan sehat tersebut tanpa harus bersusah payah mencari penjual jamu gendong di desa-desa. Tujuan utamanya adalah untuk menjadikan keluarga indonesia sehat serta mengaplikasikan nilai cinta produk dalam negeri.                    



Sourse : Ds. Karangrejo, Kec. Kromengan, Kab. Malang
"KKM Uin Maliki Mengabdi 2020 kelompok 165"
       

Tidak ada komentar:

Posting Komentar